bahrum harahap-tn

Oleh : Bahrum Harahap (pascaoperasi) dan keluarga - Sumatra Utara

Nyaris Putus Asa

Dua tahun lamanya Bahrum Harahap (58) bergulat dengan rasa sakit yang luar biasa. Kalau kumat, wajahnya seolah disayat-sayat, gusinya seperti ditusuk-tusuk. “Pokoknya rasa sakitnya tidak terkira,” katanya.

Ia tak mengerti apa pemicunya, awalnya ketika gotong royong warga kampung di tempat tinggalnya. “Pas istirahat, makan krupuk tiba–tiba terasa sakit di bagian kepala kanan. Rasanya seperti disetrum,” cerita Bahrum.

Makin lama terus menjalar ke seluruh sisi wajah termasuk giginya pun ikut nyeri hebat. Lebih - lebih kalau di buat makan dan berbicara. “Kalau mau wudhu saja muka saya ini saya basuh dulu dengan air hangat agar kalau kena air dingin tidak terlalu nyeri,” ujarnya.

Mengira ada masalah di gigi, ia datang ke dokter gigi. “Gigi saya yang sempat dibor, katanya di bagian itu diduga sebagai penyebab munculnya rasa sakit , ” kata bapak yang tinggal di Rantauprapat, delapan jam perjalanan darat ke Medan.

Ternyata sakit tersebut tak kunjung sirna, bahkan makin menjadi. Tak mau menyerah dengan keadaan, kemudian mencoba ke dokter saraf, tapi lagi-lagi juga tak berhasil. “ Yang bisa saya lakukan cuma minum obat penghilang rasa sakit. Kalau tidak begitu saya tidak kuat,” ujarnya.

Karena tindakan medis belum mem-buah kan hasil, Bahrum lalu mencoba ke dukun. “lebih dari sepuluh dukun saya datangi dengan berbagai cara penyembuhan tapi tetap saja tidak ada tanda-tanda kesembuhan, Saya nyaris putus asa,” cerita Bahrum.

Di tengah kebingungan mencari kesembuhan itu, kabar gembira datang dari anaknya. Setelah membuka berbagai situs di internet akhirnya menemukan jenis sakit yang gejalanya sama dan termasuk dokter yang biasa menangani. “Dari sana kami baru tahu bahwa sakit saya namanya trigeminal neuralgiaatau TN,” cerita Bahrum.

Setelah yakin kalau sakitnya bisa disembuhkan, semangat laki–-laki yang bekerja sebagai wiraswasta ini untuk sembuh semakin kuat.

Tanggal 16 Januari 2013 adalah saat yang tak bisa dilupakan Bahrum, setelah operasi di Surabaya, seketika itu sakit yang mendera dua tahun lamanya mendadak hilang. “Jangan ditanya bagaimana bahagianya hati saya , ” ujar Bahrum sambil tersenyum.

 

 

 

Affiliation

  • Komunitas Hemifacial Spasm Indonesia
  • Komunitas Cervical Indonesia
  • Comprehensive Brain & Spine Center
Previous Next

Polling

New Website

Bagaimana pendapat anda tentang tampilan baru website ini?

1
65
Tampilan bagus, isi bagus.
2
42
Tampilan kurang, isi kurang.
3
40
Tampilan bagus, isi kurang.
4
23
Tampilan kurang, isi bagus.
5 Votes left

Surabaya Corner

ROKSTORIES ERROR: File not found: images/pict_artikel/sov.%20the%20soerabaja.png

peta-surabaya

Surabaya atau lebih dikenal sebagai Kota Pahlawan dengan pertempuran heroik nya yang terjadi di tahun 1945 antara Pejuang-pejuang Arek-Arek Suroboyo melawan tentara Inggris.

Read more...

 Jadi Tempat Nongkrong Anak Muda Sampai Fasilitas Manula

surabaya

        Kota Surabaya saat ini tidak hanya dikenal dengan kebersihan dan kerapiannya saja tapi juga dikenal memiliki puluhan taman indah yang tersebar di berbagai penjuru kota. Taman yang lengkap dengan aneka bunga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota tapi sekaligus menjadi tempat wisata bagi warga.

Read more...

sov. the soerabaja

Surabaya yang dikenal sebagai Kota Pahlawan ternyata belum memiliki souvenir yang benar – benar khas Surabaya. Terinspirasi dari lingkungan Mahasiswa Ubaya menyalurkan ide kreatifnya untuk membuat souvenir khas Surabaya yang dinamakan “The Soerabaja”

Read more...