Mudrikah, Mantan Penderita Trigeminal Neuralgia

mudrikah1

Oleh : Mudrikah - Jakarta (bersama keluarga pasca operasi)

Empat tahun lamanya Mudrikah (59) mengalami penderitaan luar biasa akibat Trigeminal Neuralgia (TN).

Ibu yang tinggal di Jakarta itu tak bisa menggambarkan rasa sakit hebat pada bagian wajah sebelah kanannya. Pada awalnya karena sumber rasa nyeri hebat itu berasal dari daerah seputar gusi, sehingga ia rela saja ketika dokter gigi mencabut salah satu giginya. “Bahkan sebelum dicabut gigi saya sempat di bor oleh salah satu dokter gigi di Jakarta”, kata Mudrikah.

Ternyata pencabutan gigi itu tidak menyelesaikan masalah, sakit tersebut tetap bercokol dan tak mau kunjung reda. Karena tak sembuh dengan satu dokter,  wanita berusia 59 tahun terbut mencoba ke dokter gigi yang lain.  “Tapi tetap saja Malah saya disarankan untuk pasang gigi palsu supaya sakitnya hilang. Tapi saat sudah terpasang tetap saja nyerinya tak bisa hilang,” tutur Mudrikah mengenang.

Lepas dari dokter gigi Mudrikah mencoba ke dokter saraf, dari situlah ia mengetahui sakit yang di deritanya selama ini. “Dokter bilang kalau saya menderita TN, dan saya disarankan untuk pergi ke Surabaya untuk operasi”, jelasnya.

Tanpa buang waktu ibu dari delapan anak ini membulatkan tekadnya mencari kesembuhan ke Surabaya.  “Saya sudah pasrahkan semua sama Tuhan yang penting saya sudah berusaha maksimal,” ungkap Mudrikah yang saat operasi diantara beberapa orang anaknya. “Saya sudah tidak tahan lagi dengan sakit yang saya rasakan. Rasa kepala ini seperti ditusuk-tusuk bahkan disetrum.  Waktu itu saya berpikir tidak tahu harus berbuat apa kalau setelah operasi ternyata masih belum bisa sembuh,” cerita Mudrikah.

Setelah bertemu dengan dr. M. Sofyanto, SpBS pada 7 Februari 2013, Mudrikah semakin mantap dan optimis sakit yang diderita berhasil disembuhkan. “Usaha apapun sudah saya lakukan, semua itu semata-mata supaya saya terbebas dari sakit yang sangat menyiksa ini,” katanya.

Perjuangan Mudrikah tidak sia-sia, setelah operasi selesai rasa nyeri pada separuh wajah kanannya itu hilang total. “Alhamdulillah sudah tidak sakit dan nyeri lagi”, terang Mudrikah dengan  wajah bahagia.  “Semoga penderitaan yang pernah saya rasakan jangan sampai terulang lagi,” ucap Mudrikah dengan wajah penuh syukur. (ifa)

Affiliation

  • Komunitas Cervical Indonesia
  • Komunitas Hemifacial Spasm Indonesia
  • Comprehensive Brain & Spine Center
Previous Next

Polling

New Website

Bagaimana pendapat anda tentang tampilan baru website ini?

1
65
Tampilan bagus, isi bagus.
2
42
Tampilan kurang, isi kurang.
3
40
Tampilan bagus, isi kurang.
4
23
Tampilan kurang, isi bagus.
5 Votes left

Surabaya Corner

ROKSTORIES ERROR: File not found: images/pict_artikel/sov.%20the%20soerabaja.png

peta-surabaya

Surabaya atau lebih dikenal sebagai Kota Pahlawan dengan pertempuran heroik nya yang terjadi di tahun 1945 antara Pejuang-pejuang Arek-Arek Suroboyo melawan tentara Inggris.

Read more...

 Jadi Tempat Nongkrong Anak Muda Sampai Fasilitas Manula

surabaya

        Kota Surabaya saat ini tidak hanya dikenal dengan kebersihan dan kerapiannya saja tapi juga dikenal memiliki puluhan taman indah yang tersebar di berbagai penjuru kota. Taman yang lengkap dengan aneka bunga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota tapi sekaligus menjadi tempat wisata bagi warga.

Read more...

sov. the soerabaja

Surabaya yang dikenal sebagai Kota Pahlawan ternyata belum memiliki souvenir yang benar – benar khas Surabaya. Terinspirasi dari lingkungan Mahasiswa Ubaya menyalurkan ide kreatifnya untuk membuat souvenir khas Surabaya yang dinamakan “The Soerabaja”

Read more...